Penyakit Gagal Ginjal Kronik (GGK) adalah kegagalan fungsi ginjal untuk mempertahankan metabolisme serta keseimbangan cairan dan elektrolit. Diet yang tepat adalah kunci utama keberhasilan terapi Hemodialisa.
Tujuan Diet
- Mencukupi zat gizi agar status gizi optimal.
- Menjaga keseimbangan cairan & elektrolit.
- Mencegah penumpukan sisa metabolisme protein.
- Mencegah defisiensi zat gizi.
Syarat & Ketentuan Gizi
Anjuran diet didasarkan pada frekuensi dialisis dan ukuran tubuh pasien. Berikut adalah syarat utamanya:
Energi & Kalori
Harus cukup agar protein tidak pecah menjadi energi, namun tidak berlebihan untuk menghindari stres metabolik.
Protein Tinggi (1 - 1,2 g/kgBB/hari)
Dibutuhkan untuk mengganti asam amino yang hilang (1-2 gram per jam) selama proses dialisis.
Panduan Bahan Makanan
| Kategori | Dianjurkan | Dibatasi |
|---|---|---|
| Sumber Energi | Nasi, bihun, mie, makaroni, jagung. | - |
| Sumber Protein | Telur, susu, daging, ikan, ayam. | Tahu, tempe, kacang-kacangan. |
| Vitamin & Mineral | Terung, tauge, kangkung, wortel. | Sayur & Buah tinggi Kalium (Pisang, Alpukat). |
Tips Mengolah Makanan
"Untuk mengurangi kadar kalium: Potong kecil bahan makanan, rendam dalam air hangat minimal 2 jam, buang air perendaman, lalu cuci di air mengalir sebelum dimasak. Hindari sayuran mentah (lalapan)."
Cara Mengatur Diet Sehari-hari
- Makanlah secara teratur, porsi kecil tapi sering (± 6 kali sehari).
- Batasi cairan: Jumlah air kemih + 500 ml air per hari.
- Pilih protein hewani berkualitas tinggi sesuai jumlah yang ditentukan.